Masalah jarang muncul saat menantu masuk. Masalah muncul ketika keluarga tidak pernah sepakat ia masuk sebagai apa.

Menantu bisa jadi blessing, bisa juga jadi tantangan
Ada satu kecenderungan yang jarang dipertanyakan dalam dinamika keluarga. Ketika gesekan muncul, nama menantu sering disebut lebih dulu[1]. Terlalu ambisius. Terlalu ikut campur. Atau justru dianggap pasif. Tuduhan datang cepat, seolah masalah selalu ada pada orang yang datang belakangan. apakah konflik ini benar-benar soal menantu, atau soal sistem keluarga yang tidak pernah siap menerima orang baru?