Bagi banyak owner, internal audit sering diposisikan sebagai cost center. Padahal di level CEO, pertanyaannya lebih tajam, audit ini hanya cost center, atau cost saving center yang menutup kebocoran sebelum terasa di laba?

Audit yang selalu dipertanyakan nilainya
Internal audit sering dihitung sebagai overhead, bukan sebagai penghemat biaya. Selama tidak ada temuan besar, audit dianggap tidak menambah nilai. Akibatnya audit berjalan rapi, tetapi jarang diarahkan ke dua sumber rugi paling sunyi: kebocoran dan inefisiensi. Dan sering luput[1].